
Keistimewaan Hari Jumat dalam Islam
Hari Jumat memiliki peran penting dalam kehidupan umat Islam. Dianggap sebagai hari yang penuh berkah dan keutamaan, hari ini menjadi momen yang sangat tepat untuk memperbanyak amal ibadah. Salah satu waktu yang paling dianjurkan untuk melakukan doa dan dzikir adalah pada sore hari setelah salat Ashar.
Doa yang Dianjurkan di Jumat Sore
Setelah melaksanakan salat Ashar, umat Islam disarankan untuk membaca doa berikut:
Arab: أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِيْ هَـٰذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْ هَـٰذِهِ اللَّيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ
Latin: Amsainaa wa amsal mulku lillaah, wal hamdulillaah, laa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huwa 'alaa kulli syai-in qodiir. Robbi as-aluka khoiro maa fii haadzihil-lailati wa khoiro maa ba'dahaa, wa a'uudzu bika min syarri maa fii haadzihil-lailati wa syarri maa ba'dahaa, robbi a'uudzu bika minal kasali wa suu-il kibar, robbi a'uudzu bika min 'adzaabin fin-naari wa 'adzaabin fil qobr.
Artinya: "Kami telah memasuki waktu sore dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. Bagi-Nya kerajaan dan bagiNya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Hai Tuhan, aku mohon kepada-Mu kebaikan di malam ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung keDibac dari kejahatan malam ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Tuhan, aku berlindung kepadaMu dari kemalasan dan kejekelekan di hari tua. Wahai Tuhan, aku berlindung kepadamu dari siksaan di Neraka dan kubur."
Doa ini merupakan bentuk pengakuan akan kekuasaan Allah dan permohonan perlindungan dari segala keburukan malam serta siksa di akhirat.
Amalan Dzikir yang Disarankan
Setelah membaca doa tersebut, disarankan untuk melanjutkan dengan dzikir dan bacaan-bacaan berikut:
- Dzikir: Subhanallahi Wabihamdihi 100x
- Sholawat: Allohumma solli ala muhammad, wa ala aali muhammad, kamaa sollaita alaa aali ibroohim, wa baarik alaa muhammad, wa alaa aali muhammad, kamaa baarokta alaa ali ibrohim, fil 'aalamiina innaka hamidum majiid
- Doa: Astaghfirullāhalladzī lā ilāha illā huwal hayyul qayyūmu, wa atūbu ilaihi.
- Membaca Ayat Kursi
- Membaca Surat Al-Iklas (3x)
- Membaca Surat Al-Falaq dan An-Nas (3x)
- Memperbanyak Sayyidul Istighfar
Meningkatkan Kualitas Spiritual
Dengan menjalani amalan-amalan tersebut, umat Islam dapat meraih ridho dan keberkahan dari Allah SWT. Hari Jumat menjadi momen yang sangat tepat untuk lebih mendekatkan diri, memperbanyak ibadah, serta meningkatkan kualitas spiritual menjelang akhir pekan.
Menghidupkan Waktu Mustajab
Hari Jumat diyakini memiliki satu waktu mustajab di mana setiap doa yang dipanjatkan akan dikabulkan oleh Allah SWT. Banyak ulama meyakini bahwa waktu tersebut berada antara Ashar hingga Maghrib. Oleh karena itu, memperbanyak dzikir, doa, dan introspeksi diri di Jumat sore merupakan bagian dari bentuk ikhtiar spiritual yang sangat mulia.
Dengan menjadikan Jumat sore sebagai waktu untuk memperbanyak ibadah, umat Muslim diharapkan semakin dekat dengan Allah SWT dan hidupnya dipenuhi keberkahan. Semoga kita semua termasuk dalam golongan yang senantiasa memanfaatkan waktu-waktu mulia untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

0 Komentar