
Pengalaman Lucia dalam Menggunakan Program JKN
Lucia, seorang warga Desa Nggorang, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, adalah salah satu peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang tergolong dalam segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini saat menjalani perawatan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan.
Sejak tahun 2019, Lucia seringkali mengunjungi klinik tempat ia terdaftar untuk mendapatkan layanan kesehatan. Awalnya, ia mengira sedang mengalami vertigo karena mengalami sakit pada mata. Meskipun gejala tersebut hilang setelah mengonsumsi obat dari dokter, kondisi tersebut kembali muncul beberapa waktu kemudian.
Karena kondisinya tidak kunjung membaik, dokter menyarankan Lucia untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Akhirnya, ia dirujuk ke rumah sakit di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI). Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Lucia menderita sinusitis. Dokter menyatakan bahwa kondisi ini tidak dapat diatasi hanya dengan obat-obatan biasa, sehingga Lucia memutuskan untuk menjalani operasi.
Meski awalnya merasa khawatir apakah biaya operasi akan ditanggung oleh JKN, Lucia akhirnya terkejut karena ternyata operasi tersebut bisa ditanggung selama sesuai dengan indikasi medis dan prosedur yang berlaku. Hal ini membuatnya semakin percaya pada manfaat program JKN.
Setelah sembuh dari sinusitis, Lucia kembali mengalami Infeksi Saluran Kemih (ISK) ketika sedang mengandung anak ketiganya pada tahun 2023 lalu. Sakit ini datang secara tiba-tiba dan membuatnya khawatir karena sedang dalam masa kehamilan. Namun, kehamilannya berjalan lancar hingga proses persalinan. Saat ini, Lucia kembali didiagnosa menderita ISK dan sedang menjalani rawat inap.
Gejala ISK yang dialaminya cukup parah, bahkan menyebabkan kesulitan berjalan dan demam tinggi. Akibatnya, suaminya memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit agar segera mendapatkan penanganan medis. Selama menjalani pengobatan, Lucia merasa sangat puas dengan layanan kesehatan yang diberikan melalui program JKN. Ia tidak perlu mengeluarkan biaya sepeser pun untuk semua pengobatan yang dilakukannya.
Ia juga mengapresiasi BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara program JKN. Menurut Lucia, prinsip gotong royong yang diterapkan BPJS Kesehatan memastikan semua peserta JKN mendapatkan layanan kesehatan dengan kualitas yang sama, meskipun terdaftar dalam segmen dan kelas yang berbeda.
Program JKN hadir untuk memastikan setiap warga Indonesia memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang layak. Dengan program ini, masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan tanpa harus mengkhawatirkan biaya. Selain itu, program ini juga memberikan informasi yang transparan mengenai kesehatan, sehingga masyarakat lebih mudah memahami kondisi kesehatan mereka.

0 Komentar