4 Penyebab Bayi Diare Setelah Minum ASI, Ini Cara Sederhananya

Featured Image

Penyebab dan Cara Mengatasi Bayi yang Mencret Setelah Minum ASI

Bayi memiliki sistem pencernaan yang masih berkembang, sehingga sangat rentan mengalami gangguan seperti mencret atau diare. Meskipun ASI dikenal sebagai sumber nutrisi terbaik untuk bayi, ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan masalah pencernaan setelah minum ASI. Orang tua perlu memahami penyebabnya agar dapat mencegah kejadian ini terulang.

Penyebab Bayi Mencret Setelah Minum ASI

  1. Kualitas ASI yang Buruk
    ASI bisa terkontaminasi selama proses pemerahan, penyimpanan, atau pemanasan ulang. Hal ini bisa mengubah bau, rasa, tekstur, dan warna ASI. Jika bayi mengonsumsi ASI dengan kualitas buruk, risiko mengalami gangguan pencernaan seperti mencret atau diare meningkat.

  2. Perubahan Pola Makan Ibu Menyusui
    Konsumsi makanan tertentu atau obat-obatan saat menyusui dapat memengaruhi komposisi ASI. Misalnya, makanan pedas, tinggi gula, atau penggunaan antibiotik tertentu bisa mengubah kualitas ASI, sehingga berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan pada bayi.

  3. ASI Tercampur Susu atau Air
    Banyak orang tua mencampur ASI dengan susu formula atau air. Padahal, hal ini tidak disarankan karena bisa mengganggu kesehatan si kecil. Bayi yang mendapatkan ASI yang dicampur dengan susu formula atau air lebih rentan mengalami mencret dibandingkan bayi yang hanya mendapat ASI eksklusif.

  4. Tidak Mendapatkan Antiinfeksi dari ASI
    ASI mengandung antibodi (SIgA), laktofein, dan mikroba baik yang membantu melindungi bayi dari infeksi usus. Jika bayi tidak mendapatkan ASI eksklusif dalam jumlah cukup, ia akan kehilangan perlindungan alami ini dan lebih rentan mengalami mencret.

Cara Mengatasi Bayi yang Mencret Setelah Minum ASI

  1. Berikan Cairan Rehidrasi
    Untuk mencegah dehidrasi, ibu dapat memberikan cairan rehidrasi oral (ORS) kepada bayi. Cairan ini membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh dan mencegah komplikasi akibat diare.

  2. Menyusui Secara Langsung
    Ibu disarankan untuk menyusui bayi secara langsung dan meningkatkan frekuensinya. ASI tidak hanya membantu pemulihan, tetapi juga menjaga status gizi bayi.

  3. Berikan Suplemen Zinc
    WHO merekomendasikan pemberian suplemen zinc selama 10-14 hari untuk mempercepat pemulihan dari diare. Namun, sebelum memberikan suplemen, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan dosis yang tepat.

Jika gejala mencret atau diare tidak kunjung membaik, segera bawa bayi ke dokter untuk penanganan yang lebih lanjut.

Manfaat Suplemen Kesehatan untuk Daya Tahan Tubuh

Suplemen kesehatan seperti Imboost bisa menjadi alternatif untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Imboost merupakan Immunity Booster yang mengandung bahan alami seperti Echinacea. Produk ini membantu menjaga kesehatan tubuh dan mempercepat proses penyembuhan penyakit.

Aturan pakai Imboost adalah 3 kali sehari selama 8 minggu, lalu dihentikan selama 2 minggu sebelum digunakan kembali. Hentikan penggunaan jika terjadi reaksi alergi.

Dengan memahami penyebab dan cara mengatasinya, orang tua dapat menjaga kesehatan pencernaan bayi dan memastikan bahwa si kecil tetap sehat dan nyaman.

Posting Komentar

0 Komentar