Mulai 4 Agustus, Siapa Bisa Ikut Cek Kesehatan Gratis Sekolah?

Mulai 4 Agustus, Siapa Bisa Ikut Cek Kesehatan Gratis Sekolah?

Program Cek Kesehatan Gratis untuk Anak Sekolah Dimulai Agustus 2025

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan menggelar kick off program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sekolah pada pekan depan atau Senin (4/8/2025). Program ini merupakan bagian dari inisiatif pemeriksaan kesehatan tanpa biaya yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan, mendeteksi risiko penyakit sejak dini, serta meningkatkan kualitas hidup seseorang.

CKG untuk anak sekolah ini adalah bagian dari program CKG masyarakat umum yang sudah berjalan sejak Februari 2025. Program ini menjadi salah satu dari tiga program unggulan Presiden Prabowo Subianto di bidang kesehatan. Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, CKG sekolah akan mencakup sebanyak 53.844.419 peserta didik dari 282.317 satuan pendidikan.

Berikut rincian target peserta didik yang akan terlibat dalam CKG sekolah:

  • Sekolah Dasar (SD): 28.256.134 peserta didik
  • Sekolah Menengah Pertama (SMP): 13.470.833 peserta didik
  • Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK): 12.046.379 peserta didik
  • Sekolah Luar Biasa (SLB): 161.318 peserta didik
  • Sekolah Rujukan (SR): 9.755 peserta didik

Selain siswa formal, anak-anak yang putus sekolah atau tidak bersekolah juga bisa mengikuti CKG. Mereka dapat datang ke puskesmas bersama orang tua untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis.

Jenis Pemeriksaan yang Dilakukan

Program CKG tidak hanya melibatkan pemeriksaan fisik, tetapi juga mendeteksi potensi penyakit sejak dini agar bisa segera ditangani. Berikut adalah jenis pemeriksaan yang dilakukan pada setiap jenjang pendidikan:

SD (Usia 7–12 Tahun)

  1. Status Gizi
  2. Merokok (Kelas 5–6)
  3. Tingkat Aktivitas Fisik (Kelas 4–6)
  4. Tekanan Darah
  5. Gula Darah
  6. Tuberkulosis
  7. Telinga
  8. Mata
  9. Gigi
  10. Jiwa
  11. Hati (Hepatitis B)
  12. Kesehatan Reproduksi (Kelas 4–6)
  13. Riwayat Imunisasi (Kelas 1)

SMP (Usia 13–15 Tahun)

  1. Status Gizi
  2. Merokok
  3. Tingkat Aktivitas Fisik
  4. Tekanan Darah
  5. Gula Darah (Kelas 7)
  6. Tuberkulosis
  7. Talasemia
  8. Anemia (Kelas 7)
  9. Telinga
  10. Mata
  11. Gigi
  12. Jiwa
  13. Hati (Hepatitis B dan C)
  14. Kesehatan Reproduksi
  15. Riwayat Imunisasi HPV (Kelas 9 Putri)

SMA (Usia 16–17 Tahun)

  1. Status Gizi
  2. Merokok
  3. Tingkat Aktivitas Fisik
  4. Tekanan Darah
  5. Gula Darah
  6. Tuberkulosis
  7. Talasemia
  8. Anemia Remaja Putri (Kelas 10)
  9. Telinga
  10. Mata
  11. Gigi
  12. Jiwa
  13. Hati (Hepatitis B dan C)
  14. Kesehatan Reproduksi

Persiapan dan Proses Pelaksanaan

Dalam persiapan pelaksanaan CKG, wali kelas atau wali santri akan memberikan informasi dan menyebarkan kuesioner kepada orang tua siswa tujuh hari sebelum acara dimulai. Dua hari sebelum hari H, puskesmas akan memeriksa kuesioner dan mempersiapkan alat kesehatan serta obat-obatan.

Jika ditemukan potensi penyakit atau masalah kesehatan, anak akan langsung dirujuk ke puskesmas untuk penanganan lebih lanjut. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga kesehatan generasi muda Indonesia secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Posting Komentar

0 Komentar