Kunci Jawaban PPG 2025 Modul 2 Topik 4 Kurikulum Merdeka

Kunci Jawaban PPG 2025 Modul 2 Topik 4 Kurikulum Merdeka

Memahami Konsep School Well-being dalam Pendidikan

School Well-being atau kesejahteraan sekolah menjadi salah satu topik penting dalam Modul 2 Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) yang wajib dipahami oleh para peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025. Topik ini menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung kesejahteraan psikologis, sosial, dan emosional seluruh warga sekolah. Dengan memahami konsep ini, guru diharapkan mampu mengimplementasikannya dalam proses pembelajaran sehari-hari.

Untuk membantu guru dalam memahami materi ini, berikut beberapa contoh soal dan jawaban yang dapat digunakan sebagai referensi:

Apa yang Dimaksud dengan "School Well-being"?

School Well-being merujuk pada kesejahteraan fisik dan emosional siswa di lingkungan sekolah. Hal ini mencakup kondisi mental dan emosional yang baik serta suasana yang aman dan mendukung bagi siswa untuk berkembang secara holistik.

Faktor yang Mempengaruhi School Well-being

Menurut Konu, faktor utama yang memengaruhi school well-being adalah pengelolaan stres di sekolah. Pengelolaan stres yang efektif dapat menciptakan lingkungan yang lebih tenang dan nyaman bagi siswa, sehingga mereka dapat fokus pada pembelajaran dan pertumbuhan pribadi.

Dampak Kesejahteraan Sekolah terhadap Siswa

Rimpela menyatakan bahwa kesejahteraan yang baik di sekolah memiliki dampak signifikan terhadap siswa. Salah satu dampak utamanya adalah meningkatkan rasa percaya diri dan prestasi akademik. Ketika siswa merasa aman dan didukung, mereka cenderung lebih aktif dan antusias dalam belajar.

Pendekatan untuk Meningkatkan School Well-being

Konu menyarankan pendekatan holistik yang melibatkan siswa, guru, orang tua, dan komunitas sekolah. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang saling mendukung dan memberikan dukungan penuh bagi perkembangan siswa secara keseluruhan.

Masalah Kesehatan Mental yang Terkait dengan School Well-being

Siswa dengan kesejahteraan sekolah yang rendah cenderung mengalami masalah seperti stres, kecemasan, dan depresi. Oleh karena itu, penting bagi sekolah untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan mendukung agar risiko tersebut dapat diminimalkan.

Cara Meningkatkan School Well-being

Menurut Konu dan Rimpela, sekolah dapat meningkatkan school well-being dengan meningkatkan kebijakan keamanan dan dukungan emosional bagi siswa. Ini termasuk memberikan ruang untuk ekspresi emosi, menjaga hubungan yang baik antara siswa dan guru, serta memastikan keamanan fisik dan psikologis di lingkungan sekolah.

Manfaat Hubungan Sosial yang Sehat

Hubungan sosial yang sehat antara siswa dan guru berkontribusi terhadap kesejahteraan di sekolah. Salah satu manfaat utamanya adalah meningkatkan rasa aman dan dukungan sosial bagi siswa. Ketika siswa merasa didukung oleh guru, mereka lebih mudah beradaptasi dan berkembang secara positif.

Pentingnya Kegiatan Ekstrakurikuler

Rimpela menekankan pentingnya kegiatan ekstrakurikuler dalam konteks school well-being. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan sosial dan emosional. Selain itu, kegiatan ekstrakurikuler juga membantu siswa untuk menemukan minat dan bakat mereka di luar bidang akademik.

Elemen Kunci dalam Pengelolaan Stres

Menurut Konu, pengelolaan stres di sekolah harus melibatkan dukungan emosional dari guru dan orang tua. Dukungan ini dapat berupa bimbingan, pemahaman, dan perhatian terhadap kebutuhan siswa, sehingga mereka tidak merasa terbebani dan mampu mengelola stres dengan baik.

Kebijakan untuk Meningkatkan School Well-being

Rimpela menyarankan sekolah untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung berbagai latar belakang siswa. Lingkungan yang inklusif memungkinkan semua siswa merasa diterima dan dihargai, sehingga meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.

Dengan memahami konsep school well-being dan menerapkannya dalam kehidupan sekolah, guru dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan mendukung bagi siswa. Pemahaman ini sangat penting untuk memastikan bahwa setiap siswa dapat berkembang secara optimal, baik secara akademik maupun non-akademik.

Posting Komentar

0 Komentar