Tahu Mode Khusus Pembuat Konten? Fitur Baru TikTok yang Filter Komentar Negatif

Tahu Mode Khusus Pembuat Konten? Fitur Baru TikTok yang Filter Komentar Negatif

TikTok Memperkuat Keamanan Pengguna dengan Fitur Baru

TikTok terus berupaya memperkuat citra sebagai platform yang aman dan bertanggung jawab. Di tengah ancaman larangan operasional di Amerika Serikat, perusahaan menghadirkan dua fitur baru yang ditujukan untuk melindungi kreator dari hoaks dan pelecehan daring.

Fitur pertama yang diperkenalkan adalah “Creator Care Mode” atau Mode Peduli Kreator. Fitur ini merupakan sistem moderasi komentar berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dirancang untuk membantu kreator memfilter komentar yang tidak diinginkan. Dengan fitur ini, kreator dapat memblokir kata-kata atau emoji tertentu secara otomatis tanpa harus menyaring komentar satu per satu.

Siaran langsung di TikTok sering kali menjadi sasaran komentar melecehkan, baik berupa tulisan maupun emoji. Untuk mengatasi masalah ini, TikTok meluncurkan Creator Care Mode yang mampu mengenali pola komentar yang tidak diinginkan. Setelah sistem mengenali jenis komentar yang kerap mengganggu, maka komentar serupa akan dicegah muncul di masa depan.

Fitur ini tidak hanya tersedia untuk video biasa, tetapi juga untuk TikTok Live. Kreator kini bisa memblokir emoji atau frasa tertentu secara massal selama siaran berlangsung, memberikan perlindungan tambahan dari komentar bernada negatif.

Fungsi Utama Creator Care Mode

Menurut informasi dari support.tiktok.com, fitur ini memiliki beberapa fungsi utama:

  • Menyaring komentar tidak pantas, menyinggung, atau kasar.
  • Memblokir komentar yang pernah dilaporkan, dihapus, atau tidak disukai.
  • Mengandalkan AI untuk belajar dan menyaring komentar secara otomatis.

Cara Mengaktifkan Creator Care Mode

Untuk mengaktifkan fitur ini, pengguna dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka aplikasi TikTok, lalu ketuk Profil di bagian bawah layar.
  2. Ketuk ikon Menu (☰).
  3. Pilih Pengaturan dan privasi.
  4. Masuk ke menu Privasi.
  5. Ketuk Komentar.
  6. Aktifkan Mode Peduli Kreator.

Dengan adanya fitur ini, TikTok berusaha menciptakan ruang yang lebih aman dan nyaman bagi para pembuat konten di platform mereka.

Fitur Tambahan: Creator Inbox

Selain Creator Care Mode, TikTok juga meluncurkan fitur tambahan bernama Creator Inbox. Fitur ini dibuat khusus untuk kreator yang memiliki banyak pengikut. Creator Inbox memungkinkan kreator untuk mengkurasi pesan yang masuk.

Secara umum, fitur ini mirip dengan fitur broadcast di Instagram. Namun, ada perbedaan signifikan antara kedua fitur tersebut. Jika di Instagram Broadcast interaksinya hanya terjalin satu arah, Creator Inbox memungkinkan percakapan dua arah dengan semua anggota obrolan.

Dengan Creator Inbox, kreator bisa mengelompokkan pesan, merespons pesan secara massal, hingga menjaga interaksi antar followers dan kreator jadi lebih terorganisir dan berjalan lancar.

Upaya Melawan Hoaks

Di samping fitur moderasi AI, TikTok juga berencana meluncurkan fitur baru bernama “Footnotes”. Fitur ini dirancang sebagai upaya perusahaan dalam memerangi informasi palsu atau hoaks yang beredar di platform.

Cara kerja Footnotes mirip seperti fitur Community Notes yang ada di aplikasi X (dulu Twitter) dan Facebook. Mekanismenya melibatkan komunitas pengguna yang telah terdaftar sebagai kontributor untuk membantu memverifikasi kebenaran informasi dari video yang diunggah pengguna.

Namun, TikTok menegaskan bahwa fitur ini hanya berperan sebagai "pelengkap" dari tim pemeriksa fakta TikTok. Perusahaan bekerja sama dengan 20 mitra pemeriksa fakta yang terakreditasi di bawah Jaringan Pemeriksa Fakta Internasional (International Fact-Checking Network (IFCN)). Jaringan ini mencakup 60 bahasa dan beroperasi di lebih dari 130 pasar dunia.

Tindakan Strategis TikTok

Pembaruan fitur yang diperkenalkan TikTok ini dilakukan di tengah ancaman larangan operasional perusahaan di Amerika Serikat. Dengan langkah-langkah ini, perusahaan ingin menunjukkan keseriusannya dalam aspek keamanan dan perlindungan pengguna.

Sebagai perusahaan milik China, TikTok sering mendapat kritik dari politisi dan regulator AS karena dianggap memiliki pengaruh buruk bagi penggunanya. Mereka khawatir aplikasi ini menjadi celah untuk mengakses data pengguna atau algoritmanya bisa memengaruhi opini publik untuk melawan pemerintah.

Posting Komentar

0 Komentar