Di Sekolah Dwight Seoul, pembelajaran dimulai dengan rasa penasaran dan bermain

Sejak dibuka pada tahun 2012 sebagai sekolah IB (International Baccalaureate) Continuum pertama di Seoul, Dwight School Seoul telah meredefinisikan keberhasilan dalam budaya yang sering kali fokus pada pencapaian akademik. Di Dwight, siswa berusia dua hingga enam tahun didorong untuk memimpin penyelidikan mereka sendiri melalui permainan bermakna yang mendorong perkembangan kognitif, emosional, dan fisik. Ekspansi rencana sekolah—baik dalam infrastruktur maupun kurikulum—untuk tahun akademik 2025–2026 semakin menegaskan komitmennya untuk memperkaya pengalaman dasar ini.

Divisi Pendidikan Anak Dini (ECD) Dwight menawarkan program berbasis penelitian dan berfokus pada penyelidikan, yang berakar pada permainan bermakna dan eksplorasi yang dipandu siswa. Di dalam ruang-ruang yang dirancang dengan baik dan ramah, para pembelajar muda membentuk koneksi yang bermakna dengan guru, teman sebaya, dan komunitas yang lebih luas. Anak-anak membangun rasa percaya diri dan otonomi sejak usia dini, membentuk hubungan yang memberdayakan mereka untuk mengambil alih jalur pembelajaran mereka sendiri.

Pada intinya, kurikulum Dwight berbasis pembelajaran alam. Siswa terlibat langsung dengan dunia alam, memicu rasa ingin tahu, mendorong refleksi, dan menginspirasi tindakan. "Saya sangat percaya akan pentingnya menumbuhkan rasa kekaguman, rasa hormat, dan tanggung jawab terhadap planet kita sejak usia dini," kata Nicole Nel, Kepala ECD. Pengalaman-pengalaman ini membantu membentuk pembelajar yang penuh kasih sayang dan memiliki wawasan global.

Melalui penyelidikan, anak-anak terlibat secara menyeluruh dalam bahasa, matematika, sains, seni, pendidikan jasmani, dan pendidikan sosial. Kegiatan langsung membangun pemikiran kritis, keterampilan motorik halus dan kasar, komunikasi, kolaborasi, serta pengaturan emosi. "Di divisi Pendidikan Anak Prasekolah kami, kami sangat menghargai rasa penasaran, rasa ingin tahu, dan kebebasan setiap anak untuk mengeksplorasi. Guru-guru kami meluangkan waktu untuk melihat dunia melalui mata setiap anak dan menyesuaikan pelajaran sesuai kebutuhan perkembangan dan belajar yang unik," tambah Nel.

Kerangka holistik ini juga mendorong kesadaran diri, empati, dan ketangguhan, yang selaras erat dengan Perfil Pembelajar IB. Siswa tidak hanya disiapkan untuk keberhasilan akademik tetapi juga menjadi individu yang mahir secara sosial, kreatif, dan adaptif, siap menghadapi tantangan masa depan. Pembelajaran emosional-sosial (SEL) secara mulus diintegrasikan ke dalam aktivitas harian, membentuk kompetensi penting seperti pengelolaan diri, kesadaran sosial, keterampilan hubungan, dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab.

"Kami tidak hanya mengajar; kami melihat setiap anak sebagai keseluruhan, dan kami benar-benar peduli pada setiap anak," komentar seorang orang tua dari komunitas Sekolah Dwight Seoul.

Kampus seluas 200.000 kaki persegi sekolah di Digital Media City menawarkan fasilitas seni dan sains yang spesifik, termasuk Makerspaces, Bakerspace, studio drama dan siaran, kompleks olahraga, pusat seni pertunjukan, kebun atap, serta perpustakaan Spark of Genius Centre yang mendapatkan penghargaian. Ekspansi yang akan datang untuk tahun akademik 2025–2026 akan semakin memperdalam kemampuan sekolah dalam menyelenggarakan pendidikan yang imersif dan berfokus pada masa depan.

Lulusan Dwight Seoul secara konsisten diterima di universitas bergengsi di seluruh dunia, diakui tidak hanya karena keunggulan akademik tetapi juga ketangguhan kreatif dan perspektif global mereka. Berbeda dengan model pendidikan Korea yang intensif dan didorong oleh hagwon, Dwight menawarkan pendekatan yang seimbang yang menekankan bimbingan, kesejahteraan, pembelajaran yang bermakna, dan partisipasi dalam komunitas.

Sekolah Dwight Seoul merupakan bagian dari jaringan global Dwight dan Grup Sekolah Global (GSG) yang berbasis di Singapura. Kampus-kampus saudaranya di Kota New York, London, Shanghai, Dubai, Hanoi, Tokyo, Riyadh, dan Sekolah Global Online Dwight memberikan siswa peluang kaya untuk kolaborasi lintas budaya dan pembelajaran global.

Sementara Korea Selatan meninjau kembali paradigma pendidikan tradisionalnya, Dwight School Seoul menawarkan alternatif yang menarik—yang menempatkan kecerdasan emosional, inklusi, kreativitas, dan rasa ingin tahu seumur hidup di inti dari keberhasilan sejati.

Posting Komentar

0 Komentar