
Program Pagi Ceria: Membentuk Generasi yang Sehat dan Berkarakter
Membangun kebiasaan baik sejak dini menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia yang sehat, tangguh, serta memiliki karakter kuat. Dalam upaya ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus menghadirkan berbagai program yang bertujuan untuk memperkuat aspek fisik, mental, dan nilai-nilai kebangsaan. Salah satu contohnya adalah program Pagi Ceria, yang diikuti oleh ratusan siswa dan guru di Kantor Gubernur Provinsi Jambi.
Program ini dirancang agar anak-anak terbiasa bergerak aktif dan berpikir reflektif melalui olahraga, olah rasa, olah hati, dan olah pikir secara seimbang. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan dasar yang kuat bagi perkembangan pribadi mereka secara menyeluruh. Dalam acara Pagi Ceria yang digelar pada Kamis 24 Juli 2025, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan pesan penting kepada para peserta.
Menurutnya, tujuan utama dari program ini adalah agar anak-anak tumbuh sehat secara jasmani dan rohani, serta memiliki semangat tinggi untuk mencapai cita-cita yang mulia. Ia menekankan bahwa setiap anak merupakan harapan bangsa yang akan menjadi penerus perjuangan para pahlawan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh siswa untuk memiliki kebiasaan-kebiasaan baik yang dapat membantu pembentukan karakter dan prestasi mereka.
Dalam sambutannya, Menteri Abdul Mu’ti menyampaikan tiga hal utama kepada para murid. Pertama, setiap anak memiliki potensi unik dan harus percaya diri untuk terus berkembang. Kedua, ia menekankan pentingnya menikmati setiap kegiatan dengan sukacita, karena semangat dan kegembiraan akan membantu proses belajar menjadi lebih efektif. Ketiga, ia menyoroti pentingnya rasa cinta tanah air sebagai dasar dalam berprestasi dan berkontribusi untuk kemajuan Indonesia.
Wakil Gubernur Provinsi Jambi, Abdullah Sani, juga hadir dalam kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa program seperti Pagi Ceria menjadi langkah penting dalam membentuk generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga emosional, spiritual, dan sosial. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan stakeholder lainnya dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Jambi.
Antusiasme terhadap program Pagi Ceria juga terlihat dari para guru dan siswa. Angga Saputra, seorang guru dari SMA Negeri 9 Kota Jambi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momen yang dinanti-nanti oleh siswanya setiap pekan. Menurutnya, respons siswa sangat positif karena mereka menyukai aktivitas olahraga dan permainan yang diselenggarakan setelah senam. Selain itu, kegiatan ini juga membuat siswa lebih disiplin dan semangat dalam mengikuti pelajaran.
Di SMA Negeri 9, Pagi Ceria rutin dilaksanakan setiap Jumat pagi. Kegiatan ini dimulai dengan senam bersama dan kegiatan kebersihan, diikuti dengan doa dan pembelajaran di kelas. Menurut Angga, kegiatan ini tidak hanya membantu siswa dalam menjaga kesehatan fisik, tetapi juga meningkatkan disiplin dan fokus dalam belajar.
Melalui program seperti Pagi Ceria, Kemendikdasmen berupaya memastikan bahwa anak-anak Indonesia tumbuh menjadi individu yang sehat, bersemangat, dan memiliki nilai-nilai kebangsaan yang kuat. Dengan pendekatan yang seimbang antara fisik, mental, dan spiritual, program ini menjadi bagian dari upaya besar dalam membangun masa depan yang lebih baik untuk Indonesia.

0 Komentar