
Aksi Heroik Bidan Dona yang Rela Berenang Menyeberangi Sungai
Seorang bidan di Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), kini menjadi sorotan berkat aksinya yang luar biasa. Nama lengkapnya adalah Dona, seorang tenaga kesehatan yang dikenal dekat dengan masyarakat setempat. Dalam sebuah video yang viral di media sosial, terlihat bagaimana ia berjuang menyeberangi sungai berarus deras sambil menggendong tas yang diduga berisi alat medis dan obat-obatan.
Aksi ini terjadi pada Jumat (1/8/2025) pagi saat Dona sedang melakukan kunjungan ke rumah seorang pasien. Ia baru saja pulang dari pelatihan di Pekanbaru dan langsung bergegas ke lokasi. Namun, di tengah perjalanan, ia mendapat kabar bahwa jembatan penghubung antar nagari telah roboh akibat arus sungai yang kuat. Karena tidak ada pilihan lain dan keluarga pasien menunggu di seberang, Dona memutuskan untuk menyeberangi sungai tersebut tanpa persiapan khusus.
Keberanian yang Didasari Kemampuan Berenang
Dona mengaku tidak takut karena memiliki kemampuan berenang yang baik sejak masa SMA. Ia pernah ikut lomba renang, sehingga merasa percaya diri saat berada di air. Meski tidak membawa perlengkapan khusus, ia tetap berani melakukannya karena pasien butuh bantuan. Setelah tiba di daratan, ia pun kembali berenang untuk pulang.
Ia menjelaskan bahwa selama ini, ia sering melakukan kunjungan ke desa tersebut. Jarak dari tempat tinggalnya ke lokasi pasien sekitar 27 kilometer, melewati hutan dan jalanan yang rusak parah. Bahkan sebelum jembatan putus, ia tiga kali jatuh dari motor karena jalan yang berlumpur.
Kepedulian terhadap Masyarakat
Meskipun di desa tersebut ada bidan lainnya, masyarakat lebih mempercayakan pengobatan kepada Dona karena kedekatannya dengan warga. Ia juga membawa alat medis dalam tas yang digendongnya. Baju yang ia pakai basah dan kering sendiri di badan. Saat berenang, ia tidak sadar bahwa aksinya direkam oleh seseorang dari seberang sungai.
Dona mengatakan bahwa pasien yang dikunjungi sudah sembuh. Ia berharap pemerintah segera memperbaiki infrastruktur di wilayah tersebut, terutama jalan dan jembatan penghubung antar nagari. Ia menilai pentingnya perbaikan infrastruktur agar para bidan dan tenaga kesehatan lainnya bisa lebih mudah menjangkau masyarakat.
Peran Bidan dalam Masyarakat Pedesaan
Dona telah mengabdi sebagai bidan ASN di daerah itu sejak tahun 1999. Selama bertahun-tahun, ia menjadi tulang punggung kesehatan masyarakat setempat. Meski menghadapi berbagai tantangan seperti jalan yang rusak dan jembatan yang tidak layak, ia tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik.
Kehadiran Dona tidak hanya membantu masyarakat dalam hal kesehatan, tetapi juga menjadi contoh nyata tentang dedikasi dan tanggung jawab. Ia menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama bisa dilakukan meskipun harus melalui jalan yang sulit dan penuh risiko.
Dengan aksi heroiknya, Dona telah menjadi inspirasi bagi banyak orang. Ia membuktikan bahwa kesetiaan dan keberanian bisa mengubah hidup banyak orang, bahkan dalam kondisi yang paling sulit.

0 Komentar