Reaksi Acuh Shella Saukia soal Skincare Dianggap Berbahaya, Tak Peduli Pernyataan BPOM: Capek

Featured Image

Reaksi Shella Saukia Terhadap Isu Produk Skincare Berbahaya

Shella Saukia, yang dikenal sebagai selebgram dan pengusaha kosmetik, tampaknya kembali menjadi sorotan setelah isu produk skincare-nya dianggap berbahaya. Meski sebelumnya ia mengabaikan pemberitaan terkait hal ini, kini ia memutuskan untuk memberikan klarifikasi secara langsung.

Dalam unggahannya di media sosial, Shella menyatakan bahwa dirinya merasa lelah menghadapi kabar-kabar serupa. Ia menegaskan bahwa isu tersebut sudah sering dibahas sejak lama, sehingga ia lebih memilih diam daripada terus-menerus menjelaskan. Namun, kali ini ia merasa perlu memberikan penjelasan karena pemberitaan dinilai terlalu berlebihan.

Menurut informasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), terdapat 34 produk kosmetik yang diduga mengandung bahan berbahaya atau dilarang. Salah satu produk yang disebutkan adalah Cream MC, yang diduga milik Shella Saukia. Meskipun demikian, Shella menegaskan bahwa ia sudah tidak lagi menjual produk tersebut sejak dua tahun lalu.

Ia juga mempertanyakan mengapa produk itu masih masuk ke dalam daftar 34 kosmetik berbahaya versi BPOM. "Kenapa BPOM baru saja naik sekarang dan tidak mencantumkan juga itu dari SS Skin?" tanya Shella.

Selain isu skincare, Shella Saukia juga dikabarkan menjual berlian palsu. Beberapa waktu lalu, bisnisnya kembali menuai kritik setelah disebut-sebut menjual berlian dengan harga murah. Hal ini membuat publik mulai meragukan keaslian produk yang dijual oleh Shella.

Beberapa orang, termasuk Doktif, menyampaikan kecurigaan bahwa berlian yang dijual Shella bukanlah berlian asli melainkan batu Moissanite dan Zircon. Keterangan ini diperkuat oleh rekan bisnis Shella, Tia Jewelry, yang menyatakan bahwa produk mereka terbuat dari bahan-bahan tersebut.

Shella Saukia mengaku terkejut dengan pengakuan rekan kerjanya tersebut. Ia mempertanyakan mengapa selama ini produk yang dipromosikannya disebut sebagai diamond labs, namun kini semua orang diam. "Sekarang setelah aku dihujat satu Indonesia, aku dituduh sebagai penipu dan penjual diamond palsu, kalian buang badan gitu?" tanya Shella.

Untuk memberikan klarifikasi, Shella membagikan pernyataan dari Ruben Wu, pemilik Tia Jewelry. Dalam unggahannya, ia menyebut bahwa Ruben Wu merupakan owner Tia Jewelry. Melalui akun Instagram @rubenmaxwell_wu, Ruben Wu menyatakan bahwa ada kesalahan dalam penyampaian informasi awal yang menyebabkan Shella menjadi sasaran kesalahpahaman publik.

Ruben Wu juga memuji Shella sebagai mitra bisnis yang jujur dan bertanggung jawab. Ia berharap masyarakat tidak memperkeruh situasi dan memberikan ruang bagi Shella serta brand Tia Jewelry untuk melanjutkan langkah mereka.

Namun, meskipun telah diberikan klarifikasi, Shella Saukia tetap mendapatkan kritik dan hujatan dari publik. Hal ini menunjukkan bahwa isu-isu yang muncul tentang bisnisnya masih menjadi perhatian besar di kalangan masyarakat.

Posting Komentar

0 Komentar